banner 728x90

Mahfud MD Dukung Penuh Menkeu Purbaya Ambil Alih Ditjen Pajak & Bea Cukai: Sumber Korupsi Terbesar!

JAKARTA,-  Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyatakan kegembiraannya atas langkah tegas Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang memutuskan untuk menangani langsung urusan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Keputusan strategis ini, yang bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan penerimaan negara, diapresiasi tinggi oleh Mahfud.

Mahfud MD secara terbuka menyebut DJP dan DJBC sebagai dua sumber terbesar tindak pidana korupsi di Indonesia, sehingga penanganan langsung oleh Menkeu Purbaya merupakan langkah yang sangat positif.

Fokus Pemberantasan Korupsi: Pajak, Bea Cukai, dan Mafia

Dalam tayangan Podcast ‘Terus Terang’ di kanal YouTube pribadinya pada Selasa (7/10/2025), Mahfud MD menjelaskan alasan dukungannya. “Iya, saya senang nih karena Pak Purbaya itu mengatakan dia akan tangani sendiri, Kedirjenan Pajak kan Kedirjenan Bea Cukai. Pajak dan Bea Cukai. Karena di situ memang sumber korupsi,” tegas Mahfud.

Mahfud juga mengungkap bahwa secara umum terdapat empat sektor yang menjadi sumber besar korupsi, yaitu:

* Pajak

* Bea Cukai

* Pertambangan

* Perkebunan

Dengan Menkeu Purbaya mengambil alih langsung penanganan Pajak dan Bea Cukai, dua dari empat sumber korupsi terbesar itu berada di bawah pengawasan ketat. Mahfud pun mendukung penuh upaya ini, mengingat adanya mafia yang luar biasa di sektor-sektor tersebut.

“Dua di tangan, dan dia (Menkeu Purbaya) sudah menyatakan itu karena di sana mafianya itu luar biasa,” jelas Mahfud, yang kemudian mencontohkan kasus korupsi pajak yang pernah terjadi. Dukungan ini memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan integritas dan memberantas praktik ilegal di sektor keuangan negara yang vital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *